Pelatihan Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI)

Berita

Blangkejeren-Senin, 04 April 2022, pukul 09:00 WIB bertempat di Ruang Sidang Utama, telah dilaksanakan Pelatihan Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI) Bagi Hakim Dan Petugas PTSP Pengadilan Negeri Blangkejeren Bekerja sama Dengan SLBS Mutiara Louser Kabupaten Gayo lues, bertujuan untuk memberikan layanan bagi Penyandang Disabilitas. Pelatihan Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI) ini berlangsung selama 2 (dua) hari, dimulai dari tanggal 04 s/d 05 April 2022.

Adapun yang menjadi Narasumber dalam Pelatihan Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI) yaitu Ibu Susteriani, S.Pd Gr, dan Ibu Ria Safrina, S.Pd serta dihadiri oleh Ketua Pengadilan Negeri Blangkejeren Bapak Robby Alamsyah, S.H., M.H, Para Hakim, Sekretaris, Panmud, Para Kasubbag, Para Pegawai dan Para PPNPN.

Hari Pertama Pelatihan Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI) dijelaskan oleh Ibu Ria Safrina, S.Pd tentang Jenis Anak Berkebutuhan Khusus yaitu:

  1. Tunanetra yaitu anak yang memiliki gangguan pada daya penglihatannya baik sebagian ataupun menyeluruh.
  2. Tunarungu yaitu anak yang memiliki gangguan pada daya pendengarannya baik sebagian atau keseluruhan sehingga menyebabkan kurangnya kemampuan untuk melakukan komunikais secara verbal.
  3. Tunagrahita (down syndrome) yaitu anak yang memiliki atau mengalami hambatan mental yang jauh dari rata-rata, sehingga menyebabkan anak kesulitan dalam menyelesaikan tugas akademik, berkomunikasi maupun menjalani kehidupan sosialnya.
  4. Tunadaksa yaitu anak yang memiliki kelainan atau cacat permanen pada bagian sistem gerak tubuh yang meliputi otot, sendi dan tulang.
  5. Tunalaras yaitu anak yang memiliki kesulitan ketika menyesuaikan diri sehingga berperilaku yang tidak sesuai dengan peraturan dan norma yang berlaku.
  6. Autisme yaitu anak yang menyerang perkembangan anak, adanya gangguan yang terjadi di sistem syaraf pusat.

Dilanjutkan Ibu Ria Safriani, S.Pd menyampaikan materi khususnya bagi Para Hakim, dan Petugas PTSP tentang Abjad dalam Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI).

Hari ke 2 (dua) Ibu Susteriani, S.Pd Gr menjelaskan tentang tatacara melayani orang disabilitas, diantaranya tatacara menuntun Tunanetra saat berjalan agar merasa nyaman, dengan cara menuntun dengan baik melalui kontak pertama menyentuh punggung tangan kita ke punggung tangannya. kemudian perlahan jalan dengan menggandeng tangannya dan tetap terus berkomunikasi apa yang terjadi disekitarnya, seperti menaiki anak tangga dan sebagainya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *