img_head
BERITA

SOSIALISASI/PEMBINAAN KETUA PENGADILAN TINGGI BANDA ACEH KEPADA PENGADILAN NEGERI BLANGKEJEREN TAHUN 2019

Jun26

Konten : berita umum
Telah dibaca : 101 Kali


Blangkejeren- Selasa, 25 Juni 2019 bertempat di Kantor Pengadilan Negeri Blangkejeren telah dilaksanakan Sosialisasi/ Pembinaan Oleh Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh Kepada Pengadilan Negeri Blangkejeren. Acara dibuka Oleh Ketua Pengadilan Negeri Blangkejeren Bapak Sayed Tarmizi, S.H, M.H.  Selanjutnya Pembinaan dilangsungkan Oleh Bapak Ketua Pengadilan Tinggi Aceh Bapak H.DJUMALI,S.H. yang intinya sebagai berikut : 

  1. Setiap pengadilan tingkat pertama yang belum mengajukan atau diajukan sebagai wilayah birokrasi yang bersih dan melayani (zona integritas), agar segera melaksanakan pembangunan zona integritas pada enam area perubahan ( yang merupakan komponen pengungkit, untuk itu agar segera dibentuk tim kerja yang akan menjadi motor dalam pembangunan ZI menuju WBK/WBBM, perhatikan dan pelajari pedoman pelaksanaan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi (wbk), dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (wbbm) pada satuan kerja saudara ini, dengan memperhatikan Undang-undang No.28 Tahun 1999 tentang penyelenggaraan Negara yang bersih dan bebas dari Korupsi,Kolusi dan Nepotisme.
  2. Untuk mewujudkan integritas warga Pengadilan.
  3. Mohon diperhatikan SEMA No.2 Tahun 2014, tentang waktu penyelesaian perkara 5 bulan untuk Pengadilan tingkat pertama
  4. Putusan Hakim dalam perkara-perkara perdata haruslah bersifat final dan eksecutable tidak boleh mengambang.
  5. Masih banyaknya konflik penanganan suatu admintrasi perkara antara bidang teknis (kepaniteraan) dengan bidang administrasi (sekretariat), untuk itu dimohon para KPN dapat menjadi stabilisator antara kedua bidang tersebut.
  6. Mohon dipedomani PERMA No.3 Tahun 2017, tentang pedoman mengadili perkara perempuan yang berhadapan dengan hukum.
  7. para Hakim wajib memperhatikan dan mempedomani SEMA No.3 Tahun 2018, tentang pemberlakuan rumusan hasil rapat Pleno Kamar Mahkamah Agung R.I mulai Tahun 2012 sampai dengan 2018 dan meneliti secara cermat antara satu Sema dengan Sema yang lain karena kemungkinan ada penyempurnaan.
  8. Seluruh aparat Pengadilan untuk lebih dan sangat hati-hati dalam berinteraksi di Media Sosial atau dunia maya yang berpotensi merugikan diri sendiri maupun lembaga peradilan.
  9. PTSP ( Pelayanan Terpadu Satu Pintu) adalah salah satu wujud untuk memangkas birokrasi dan dapat mendorong terjadinya kompetisi dalam bidang pelayanan atau dengan kata lain masing-masing instansi saling bersaing untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

Selesai penyampaian materi oleh Bapak Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh, selanjutnya dilanjutkan dengan sesi Tanya jawab. Dan selesai sesi Tanya jawab selanjutnya pembinaan ditutup oleh Ketua Pengadilan Negeri Blangkejeren;

  • Galeri